liga inggris

3 Alasan Kenapa Ferguson Tepat ‘Buang’ Pogba ke Juventus

Meski sempat disalahkan, alasan Ferguson membuang Pogba ke Juventus semakin terlihat benar seiring melempemnya sang superstar bersama MU di awal musim ini.

Paul Pogba yang digadang-gadang mampu membawakan Manchester United pada tampuk kemenangan, sepertinya belum bisa dipastikan akibat melempemnya performa sang super star. Inilah yang membuat banyak orang membicarakan jika keputusan yang dilakukan oleh Sir Alex Ferguson yang ‘membuang’ Paul Pogba dinilai benar dan tepat setelah sebelumnya langkah tersebut dikritik banyak pihak apalagi usai Pogba menjelma menjadi pemain super star dengan nilai transfer sangat fantastis musim ini.

ferguson-pogba

Dosa Besar atau Keputusan Tepat?

Memang benar jika Ferguson pernah dikatakan sbobet telah melakukan dosa yang besar karena telah membiarkan Pogba pergi ke Juventus dan meninggalkan Old Trafford dengan nilai transfer satu juta euro (14 miliar) di musim 2012/2013 silam. Kritikan tajam terus berdatangan pada pria tua 74 tahun tersebut selepas Pogba kemudian menjadi superstar yang memiliki karir cemerlang bersama dengan Si Nyonya Tua, sebuah julukan untuk Juve selama 4 musim ini.

Penampilan Pogba, kemudian membuat elit MU tertarik untuk merogoh kocek yang tidak sedikit. Dengan total nilai transfer sebesar 105 juta euro (1,5 triliun) dimana sang agen Pogba saja mendapatkan 380 miliar lebih, MU memang terlihat sangat boros. Bahkan, nilai transfer ini yang terbesar di tahun 2016. Nilai ini juga hampir mendekati nilai transfer sang mega bintang, pemain termahal dunia, Cristiano Ronaldo.

Saat transfer tersebut dilakukan, banyak yang menilai jika MU berlebihan, MU hanya ingin menunjukkan kemampuan finansialnya dan lain sebagainya. Banyak juga yang menilai jika nilai transfer Pogba sangat berlebihan karena kualitas Pogba yang tidak sebanding dengan angka transfer tersebut.

Namun, ungkapan tersebut ditampik oleh Jose Mourinho yang menjadi nahkoda baru MU. Menurut Mou, langkah ini adalah keharusan yang sudah seharusnya dilakukan oleh klub untuk mengembalikan ‘anak hilang’ ke pangkuan sang ibu dan mengembalikan kejayaan MU. Sayangnya, hingga MU dihajar Chelsea 4 – 0, Pogba belum melihatkan kekuatan super nya.

3 Alasan Kenapa Ferguson Buang Pogba

Performa Pogba yang melempem dan tidak seterang saat bersama Juve, apalagi usah MU dihajar habis oleh Chelsea, membuat banyak orang kembali membicarakan masa lalu jika yang dilakukan Sir Alex Ferguson bisa jadi benar. Berikut 3 hal yang memastikan jika langkah Ferguson dinilai tepat.

Pogba Cocok Dengan Gaya Pelatih Italia

Sir Alex Ferguson telah membuang Pogba ke Juventus bukan tanpa alasan. Ia memandang jika Pogba akan lebih cocok dengan gaya bermain pelatih Italia dan juga gaya permainan liga Seri A Italia. Oleh sebab itu, Pogba dikirim ke jawara Seria A, Juventus. Dari sana, kemudian ia ditempa oleh tangan dingin Max Allegri dan Antonio Conte. Pada akhirnya semua melihat jika insting Ferguson tepat untuk mengirim Pogba ke Italia dengan Pogba yang berkembang baik dan menjadi super star.

Kontrol Agen Pemain Berlebihan

Selain tentang gaya bermain dan permainan, ternyata pengaruh agen Pogba yakni Mino Raiola terlalu berlebihan dalam mendikte pemain dari balik layar. Ini yang membuat Ferguson tidak suka dan segala tuntutan Raiola tidak digubris olehnya. Terbukti dengan nilai transfer yang mencapai 1,5 T, sang agen kecipratan uang hingga hampir 400 miliar.

Serie A Italia adalaj Universitas Sepakbola

Bek anyar Chelsea, Alonso mengatakan jika Serie A Italia merupakan universitas sepak bola karena banyak melahirkan pemain kurang matang menjadi pemain kelas dunia. Pogba hanya salah satu contoh saja. Pogba didik dengan baik dan berhasil meraih gelar cumlaude. Begitu menurut Alonso. Ini juga merupakan langkah tepat yang dilakukan Ferguson untuk perkembangan Pogba.

Share Button
liga champions

Prediksi Manchester City vs Barcelona di Liga Champion 2016

Manchester City bersiap untuk menghadapi ancaman Barcelona untuk ke sekian kalinya setelah sebelumnya mereka dihajar habis dengan skor akhir 4 – 0 tanpa balas.

Sedang menjadi bahan perbincangan banyak orang, yakni prediksi skor akhir pertandingan antara Manchester City melawan Barcelona pada tanggal 2 November 2016 di ajang bergengsi Liga Champion 2016/17. Rencananya, The Citizens bersiap menjamu El Barca di Camp Nou. El Barca, yang beberapa waktu yang lalu telah menelanjangi mereka dengan skor 4 – 0 di Etihad Stadium, telah membuat para punggawa The Citizens berang dan ingin membalas luka tersebut pada pertandingan nanti.

barca-city

Penyisihan Grup C Liga Champion

Pertandingan nanti merupakan kelanjutan babak penyisihan grup C Liga Champion. Kekalahan telak judi bola 4 – 0, membuat Man City benar-benar murka khususnya sang maestro, Josep Guardiola di mana ini merupakan musim pertamanya dengan membesut Sergio Aguero sebagai ujung tombaknya. Guardiola memang diharapkan dapat membalas kekalahan beberapa waktu yang lalu, apalagi laga ini merupakan laga kandang dimana Man City akan bermain di hadapan fans mereka sendiri.

Di pertandingan sebelumnya, Lionel Messi menciptakan hattrick dan juga Neyman mencetak satu gol menutup tangisan Man City yang waktu itu bermain hanya dengan 10 pemain lantaran Claudio Bravo diberikan sanksi berupa kartu merah. Seperti jatuh tertimpa tangga, Man City usai kehilangan 1 pemain, justru dihajar habis tanpa ampun oleh anak-anak Luis Enrique.

Tak bisa dibayangkan bagaimana perasaan Man City pada saat itu. Jelasnya, pada pertandingan nanti, mereka bersiap untuk membalas luka yang lalu dan memuaskan nafsu mereka di depan fans yang ada di Etihad Stadium nanti. Jadi, target Man City pada pertandingan ini adalah poin penuh atau tripoin mengingat sekarang mereka berada di zona yang tidak aman di grup C. Masih ada Borussia Monchengladbach yang siap memburu Man City karena perbedaannya terpaut hanya 1 poin saja.

Strategi Permainan

Gardiola telah berambisi untuk memenangkan laga ini dan bersiap menurunkan skuat terbaiknya dengan memainkan Aguero dari awal laga. Guardiola juga memiliki sebuah filosofi permainan bola yang jelas. Ia lebih suka permainan bola ofensif tapi tetap mengedepankan penguasaan bola yang disertai dengan tekanan tinggi ketika lawan sedang menguasai bola. Namun, ia juga terus mewanti-wanti anak-anaknya agar sang mega bintang, Lionel Messi tidak luput dari pengawasan.

Ia menuturkan jika Messi menghabiskan waktunya di pertandingan dengan melakukan sebuah pemeriksaan x-ray mental dan di tiap ruang serta moment. Seperti halnya saat Messi hanya berjalan, sendiri dan melihat bek yang sedang menjaganya. Messi berjalan untuk menemukan sebuah celah. Walau sepertinya Messi hanya berjalan dan berkeliling, bahkan dikatakan pemain yang sangat jarang berlari di La Liga, akan tetapi saat Messi mendapatkan bola di kakinya, dia tahu secara persis bagaimana waktu ruang x-ray tersebut hingga pow! Dia berhasil mendribel dan melewati banyak pemain.

Jadi, pada pertandingan ini, Man City memiliki 2 PR yakni mengandalkan strategi ofensif ala Guardiola, kedua mengawasi ancaman dari Messi. Apalagi terdapat beberapa pemain Man City yang absen pada laga ini begitu juga dengan Barca sendiri yang memiliki beberapa pemain yang absen.

Namun, Barca adalah Barca, mereka memiliki pemain lain dan tetap mengandalkan trisula mautnya yakni MSN atau Messy, Luis Suarez dan Neymar. Pertandingan ini memang akan terjadi sangat seru walau dari 5 pertemuan keduanya Man City belum pernah mengalahkan togel online Barcelona. Bahkan, menahan imbang pun Man City belum mampu. Artinya, dari 5 pertemuan terakhir keduanya, Barcelona terus menghajar Man City.

Share Button