berita bola, sport

Gol Singkat El Shaarawy Serta Keramaian Olimpico Buat Courtois Bingung

Chelsea pasalnya amat sangat kecewa dengan hasil babak penyisihan Liga Champions karena dibabat habis AS Roma dengan skor 0-3.

Masih dalam euforia Liga Champions yang makin panas saja. Kali ini giliran Chelsea yang tak berdaya saat mereka melawat ke markas tim Italia yang handal, AS Roma. Pasalnta Chelsea berhadapan dengan AS Roma guna melakoni matchday yang keempat pada babak penyisihan judi online di grup Liga Champions hari Selasa (31/10) kemarin atau Rabu dini hari ini.

Banyak Pihak yang Kecewa

Banyak fans The Blues yang sudah sangat yakin akan kemenangan tim kesayangan mereka itu. Berbagai macam prediksi pun memperkirakan kedua tim besar mungkin saja akan bermain dengan alot dan baik. Namun sayang sekali ternyata The Blues harus tunduk karena mereka dibabat habis dengan skor telak oleh AS Roma dengan skor 0-3.

Tentu saja banyak pihak yang kecewa atas apa yang dialami Chelsea. Baik fans, manajemen dan juga para pemain The Blues sendiri. Hal ini juga dialami oleh kiper The Blues, Thibaut Cortuis. Cortuis merasa sangat kecewa karena hasil ini apalagi gawangnya telah dibobol sebelum pertandingan berjalan genap 1 menit.

Gawang The Blues dibabat Habis-Habisan

Seperti yang sudah diketahui, Roma unggul dalam kurun waktu 39 detik saja atau 44 detik (beberapa media menyebutkan ini) saat Stephen El Shaarawy mencetak gol yang spektakuler. Bagaimana tidak, gol El Shaarawy ini terjadi dari luar kotak penalti. El Shaarawy yang menerima umpan dari Edin Dzeko melesakkan tendangan first timenya dengan kaki kanan yang meluncur dengan kencang ke sudut gawang milik Courtois. Kabar gembira ini langsung saja dilansir oleh berita bola mana saja yang mengekspos foto sang pelatih yang sedang bergembira.

Penjaga gawang The Blues yang sudah masuk dalam jajaran kiper internasional film bioskop asal Belgia ini mengatakan bahwa gol singkat dan cepat dari El Shaarawy itu mereka membuat segalanya sangat buruk dan berubah bagi tim yang dibelanya itu. Ia mengungkapkan betapa kecewanya dia saat tidak bisa memberikan hasil yang terbaik bagi tim yang dibelanya itu. “Saya tak mengerti bagaimana El Shaarawy bisa mencetak gol seperti itu,” ungkap Courtois dilansir dari kompas. Dan ia menambahkan, “Tapi setelah 50 detik, kami sayang sekali harus tertinggal. Itu adalah hal yang sangat buruk bagi mental kami semua.”

Kepanikan The Blues tidak berhenti sampai sini. Gol kedua juga berjalan demikian adanya. Lini belakang The Blues dirundung kepanikan lagi dalam mengantisipasi serangan dari Roma yang akhirnya lagi dan lagi berujung pada gol kedua dari El Shaarawy lagi dan lagi.

“Saya berteriak,  ‘buang’ sesaat sebelum adanya gol kedua. Namun suasana sangat ramai dan riuh dalam stadion jadi sangat sulit bagi teman-teman saya untuk mendengar apa yang saya katakan,” ungkap kiper Chelsea itu. Courtois juga menilai bahwa timnya kehilangan semangat untuk bertanding pada babak kedua di pertandingan ini. Hal ini berdampak pada gol ketiga yang disematkan lagi oleh Roma yakni yang diberikan oleh Diego Perotti. Dengan demikian, keunggulan Giallorossi bertambah menjadi 3-0.

Akibat dari kekalahan ini Chelsea harus turun ke peringkat 2 dan terpaksa menyerahkan puncak klasemen ini ke Roma. Chelsea sendiri terpaut hanya 1 angka dari tim ibu kota dari Italia itu dan unggul 4 angka atas Atletico Madrid yang ada pada posisi ketiga. Nasib Atletico Madrid nampaknya juga hampir sama dengan Chelsea yang terancam tersingkir dari Liga Champions.

Share Button